Lokakarya Organisasi Bantuan Hukum “Memperluas Akses Keadilan bagi Kelompok Marginal”.

0
170

LBH Suarabaya – Para Organisasi Bantuan Hukum (OBH) ikuti Lokakarya Organisasi Bantuan Hukum yang bertemakan “Memperluas Akses Keadilan bagi Kelompok Marginal”. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya dengan The Asia Foundation (TAF) didukung oleh United State Agency for International Development (USAID) dalam bingkai program eMpowering Access To Justice (MAJu).

Dalam Lokakarya ini, Alumni Pengacara Publik LBH Surabaya, Hosnan, S.H., bertindak sebagai fasilitator. Sementara itu, hadir juga Dr. Zainul Hamdi dan Titin Dwi S sebagai Narasumber menjelaskan terkait problem yang dialami oleh Komunitas Marginal yang sering terjadi. Lokakarya Jaringan Organisasi Bantuan Hukum tersebut di hadiri 24 peserta yang berasal dari lembaga mitra LBH Surabaya dari empat kota/kabupaten di Jawa Timur, yakni Surabaya, Sidoarjo, Malang, dan Jember. Di antaranya adalah perwakilan dari Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Jawa Timur, Center for Marginalized Communities Studies (CMARs), Savy Amira, LLH Universitas Muhammadiyah Surabaya, DPC IKADIN Surabaya, DPC IKADIN Jember, DPC Peradi Surabaya, YLPK Jatim, SCCC, LBH UINSA Surabaya, LKBH UMSIDA, LBH FSPMI Jatim, LBH Pusura, OBH Takawida Jember, WCC Dian Mutiara Malang, PAHAM Jember, OBH Koalisi Perempuan Ronggolawe Tuban, Perwakos, JAI Jatim, Gaya Nusantara, Penyintas Syiah Sampang.

Pelaksanaan kegiatan Lokakarya dilaksanakan selama 2 hari Tanggal 25-26 September 2018 di Hotel Ibis Style Malang. Materi yang dijelaskan pada Lokakarya terkait Problem yang dialami oleh Komunitas Marginal yang sering mendapatkan Diskriminasi, harapan dari acara ini adanya pemahaman Jaringan OBH untuk memberikan pendampingan kasus minoritas agama, Perempuan dan Kelompok Inklusi Lainnya serta adanya Komitmen Jaringan OBH memberikan pendampingan kasus agama, perempuan dan kelompok Inklusi Lainnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY