Training Pemantauan dan Advokasi Kebebasan Berserikat

0
174

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya bekerjasama dengan Koalisi Kebebasan Berserikat (KKB) dan Yappika Jakarta menjalankan Training Pemantauan & Advokasi Kebebasan Berserikat didukung oleh Program MAJu (Empowering Access to Justice). Kamis (1/3). Pelatihan dilaksanakan 2 hari di Hotel G Suites dengan dihadiri 17 orang peserta dari dalam kota dan 5 orang peserta dari luar kota. Peserta tersebut dari berbagai jejaring LBH Surabaya (Ecoton, Walhi Jatim, KPI Jatim, CMARs, Tumpang Pitu, Intrans Institute, PC NU Surabaya, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya, Spekal, BMP, FNKSDA, FSPMI Sidoarjo, FSPMI Surabaya, FKTS, Papan Jati, Rumah Bhinneka, Gusdurian Sidoarjo, Pusham UBAYA).

Training tersebut di Fasilitatori oleh  3 Fasilitator yaitu Riza Imaduddin Abdali (Yappika), Ronald Rofiandri (PSHK) dan Yunita(LBH Jakarta). Acara Training Pemantauan dan Advokasi Kebebasan Berserikat dibuka langsung oleh Abdul Fatah, S.H., M.H. selaku Kepala Bidang Riset, Pengembangan dan Kerjasama LBH Surabaya “Saya harap dari pelatihan ini para peserta memahami betul makna real demokrasi itu adalah terpenuhya hak-hak sipil politik warga negara. Sehingga tidak ada lagi kasus pembubaran paksa terhadap kelompok-kelompok karena mereka mempunyai hak kebebasan berserikat dan berkumpul” ungkapnya di hadapan 22 peserta Training.

Selanjutnya Materi yang di ajarkan dalam Training ini adalah mengetahui definisi Ormas, sejarah kemunculan UU Ormas, Implementasi UU Ormas, Dampak Pemberlakuan UU Ormas, Mekanisme Pemantauan Implementasi UU Ormas, Mekanisme Penyelesaian Sengketa Litigasi, Mekanisme Penyelesaian Sengketa Non- Litigasi, Mekanisme Pengaduan.

Tujuan dari terlaksananya training ini untuk menyebarluaskan pengetahuan dan pemahaman mengenai permasalahan dan ancaman bagi organisasi masyarakat sipil dalam kebebasan sipil, khususnya jaminan atas kebebasan berserikat. Sehingga peserta bisa menjadi Paralegal yang mempunyai kapasitas untuk melakukan Pemantauan dan Advokasi kasus kebebasan berserikat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY