LBH Surabaya dan Aliansi Buruh Jawa Timur Buka Posko THR 2016

0
420

LBH Surabaya – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya bekerjasama dengan Aliansi  Buruh Jawa Timur pada tahun 2016 kembali membuka Posko Tunjangan Hari Raya (THR) untuk menerima pengaduan dari pekerja/buruh di Jawa Timur. Yang mana pemberian THR adalah merupakan kewajiban bagi pengusaha kepada pekerja/buruh pada setiap hari raya keagamaan yaitu hari raya idul fitri bagi yang beragama Islam, hari raya natal bagi beragama kristen katolik dan protestan, hari raya Nyepi bagi beragama Hindu, hari raya Waisak bagi yang beragama Budha dan hari raya Imlek bagi yang beragama Konghucu.

Bahwa sejak 8 Maret 2016 terdapat perubahan ketentuan terkait dengan pemberian THR bagi pekerja/buruh, sebelumnya pemberian THR diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor Per-04/MEN/1994 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan. Peraturan tersebut diubah menjadi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan dengan ketentuan sebagai berikut:

  • THR wajib diberikan kepada pekerja/buruh apapun statusnya  yang telah bermasa kerja 1(satu) bulan atau lebih termasuk di dalmnya  pekerja/buruh yang sedang dalam perselisihan PHK dan mengalami PHK  dalam waktu  30 hari sebelum jatuh tempo hari raya keagamaan  tetap berhak atas THR.
  • Besaran THR untuk pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus-menerus atau lebih mendapatkan THR sebesar 1 (satu) bulan upah. Sedangkan, pekerja yang mempunyai masa kerja mulai dari 1 (satu) bulan secara terus-menerus, tetapi kurang dari 12 bulan, maka mendapatkan THR dengan besaran proporsional yaitu  masa kerja/12 x 1 (satu) bulan upah serta bagi perusahaan yang selama ini membayarkan THR lebih besar dari ketentuan tidak boleh mengurangi.
  • Waktu pembayaran THR adalah selambat-lambatnya H-7 sebelum hari raya.
  • Sanksi terhadap perusahaan yang melanggar THR adalah denda sebesar 5% dari nilai THR dan sanksi administratif merupakan teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi serta pembekuan kegiatan usaha.

Pada tahun 2015 yang lalu, melalui berbagai saluran pengaduan dan laporan  yang didata oleh Posko THR Jatim telah ada sedikitnya sebanyak 7.746 (tujuh ribu tujuh ratus empat puluh enam) korban pekerja/buruh yang melapor pelanggaran THR. Sebaran pelanggaran THR terjadi di 46 Perusahaan di 8 Kab/Kota Jatim: Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Mojokerto, Jombang,  Jember dan Probolinggo. Pola dan Modus pelanggaran THR umumnya terjadi terhadap pekerja yang  berstatus  kontrak, outsourcing dan harian lepas. Pegawai tetap juga THRnya juga dilanggar yaitu besaran THRnya dikurangi dengan alasan perusahaan dalam kondisi tidak mampu dan pekerja/buruh  dalam proses PHK.

Berdasarkan hal-hal diatas maka  LBH Surabaya bekerjasama dengan Aliansi  Buruh Jawa Timur kembali membuka Posko THR yang bertujuan  untuk memberikan informasi, sosialisasi, menerima pengaduan serta melakukan pendampingan maupun bantuan hukum kepada korban THR.

Adapun Sistem Kerja  Posko THR: Hari Jumat tanggal 17 Juni 2016 Launching dan Konferensi Pers, Pelayanan Posko THR: 17 Juni-1 Juli 2016, Rabu, 29 Juni 2016 dan seterusnya Pengumuman Perusahaan Yang Melanggar sampai H-7 dan 29 Juni-1 Juli 2016: Advokasi THR.

Tata cara laporan:

  1. Datang langsung ke Kantor LBH Surabaya Jl Kidal No 6 Surabaya pada jam kerja dari  hari Senin-Jumat mulai Pukul 09.30-14.30 WIBdan hari Sabtu-Minggu ke Posko THR Aliansi Buruh Jatim Jl Gembili 3/29 Surabaya.
  2. Hotline Call via Telepon 031-5022273/031-8413130.
  3. SMS Centre ke No 085895294876.
  4. Email: poskothr@gmail.com.
  5. Fax ke 031-5024717.
  6. Facebook: Posko THR Jatim.
  7. Twitter:Posko THR Jatim.

Demikian semoga Posko THR 2016 ini bermanfaat untuk membantu pekerja/buruh di Jawa Timur.

Surabaya, 17 Juni 2016

Abd. Wachid Habibullah            : 087853952524          (Koordinator)

Jamaludin                                : 08121801404            (Sekretaris)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY