Tim Advokasi Waduk Sepat Daftarkan Gugatan

0
364

LBH Surabaya – Tim Advokasi Waduk Sepat mendaftarkan gugatan perbuatan melawan hukum di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (11/5). Gugatan yang telah terdaftar di Pengadilan Negeri Surabaya dengan nomor register perkara 389/Pdt.G/2016/PN.Sby itu menggunakan mekanisme citizen law suit (CLS).

Adalah Walikota Surabaya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Surabaya I, masing-masing menjadi tergugat I, II, dan III. Menurut Tim Advokasi Waduk Sepat, kuasa hukum dari Hermanto selaku penggugat, menyebutkan, tiga aparatur negara itulah yang telah melakukan perbuatan melawan hukum, sehingga hak-hak warga negara terabaikan.

“Para tergugat, sebagai penyelenggara negara, telah lalai dalam melindungi (to protect), menghormati (to respect), dan memenuhi (to fullfil) hak asasi manusia penggugat selaku warga negara dan warga negara lainnya, yakni hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, hak atas pekerjaan dan hak atas hidup aman, damai dan sejahtera,” ungkap salah satu Advokat dalam Tim Advokasi Waduk Sepat, Hosnan, S.H.

Tim Advokasi Waduk Sepat yang terdiri dari LBH Surabaya, WALHI Jawa Timur, SCCC, Cmars Surabaya, dan Pusham Surabaya berharap agar majelis hakim mengabulkan seluruh gugatan penggugat. Dengan dikabulkannya gugatan tersebut, maka hak lingkungan serta hak ekonomi, sosial, dan budaya warga negara dapat terpenuhi.

Di sela-sela mendaftarkan gugatan, Tim Advokasi Waduk Sepat mendapatkan pelayanan publik yang sangat buruk dari Pengadilan Negeri Surabaya. “Atas peristiwa tersebut, kami akan segera mengirimkan nota protes kepada Ketua Pengadilan Negeri Surabaya. Ini merupakan kegagalan dari Pengadilan Negeri Surabaya untuk mewujudkan access to justice bagi pencari keadilan,” tutur Hosnan, S.H., yang juga merupakan Kepala Bidang Penanganan Kasus LBH Surabaya itu.

Sementara itu, terlihat puluhan warga Dukuh Sepat yang melakukan aksi damai dan doa bersama di depan Gedung Pengadilan Negeri Surabaya. Aksi tersebut dilakukan guna memberikan dukungan moril terhadap Tim Advokasi Waduk Sepat dalam perjuangan untuk mengembalikan hak-hak warga negara.(*/zal)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY