Penanganan Kasus melalui Litigasi pada 2013

0
418

LBH Surabaya – Sepanjang 2013, LBH Surabaya menangani sebanyak lima kasus litigasi yang terdiri dari tiga kasus pidana, satu kasus praperadilan, dan satu kasus perdata sebagaimana tabel berikut:

NO PERKARA NOMOR PERKARA KETERANGAN
1. Pidana 385/Pid.B/2013/PN.Sda Dua orang buruh PT. Langgeng Makmur Industri (PT. LMI) didakwa melakukan tindak pidana pengeroyokan (pasal 170 ayat (1) ke -1 KUHP). Hal ini merupakan akibat dari aksi mogok kerja legal yang dilakukan oleh buruh PT. LMI yang tergabung dalam Serikat Buruh Madani (SBM) yang menuntut adanya kesejahteraan. Pada saat aksi mogok berlangsung, mereka diserang oleh sekelompok orang yang diduga suruhan dari PT. LMI.
2. Praperadilan 19/Pra.Per/2013/PN.Sby

Praperadilan diajukan oleh buruh PT. CJ Feed Jombang atas SP3 perkara dugaan penghalanghalangan dalam pembentukan serikat pekerja (FSPMI) yang ditangani oleh Polda Jatim.

Alasan SP3 adalah perkara tersebut tidak bisa ditingkatkan ke proses penyidikan atau pemeriksaan terhadap terlapor sebagai tersangka karena kasus tersebut tidak memenuhi persyaratan sebagaimana yang diatur Pasal 5 (2) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh, serikat pekerja atau serikat buruh dibentuk sekurangkurangnya 10 (sepuluh) orang pekerja atau buruh, bahwa pembentukan serikat pekerja yang dibentuk SPMI hanya 8 (delapan) orang.

3. Perdata 177/Pdt.G/2013/PN.Mlg

Gugatan perdata ini dilakukan oleh Willy Suhartanto (PT. Panggon Sarkarya Sukses Mandiri) terhadap masyarakat yang memperjuangkan hak atas air yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Mata Air (FMPMA) Kota Batu.

Selain gugatan secara pedata, beberapa orang dari masyarakat juga dilaporkan pidana. Namun hingga saat ini, belum ada kejelasan terkait perkara pidananya tersebut.

Dalam kasus ini, LBH Surabaya bersama stakeholder lainnya bergabung dalam Tim Hukum Pembela Sumber Air.

4. Pidana 3117/Pid.B/2013/PN.Sby

Kasus ini adalah buntut dari adanya pelanggaran terhadap hak kebebasan beragama dan berkeyakinan (KBB).

Pada September 2013, sekelompok orang melakukan penyerangan dan pengrusakan terhadap PP. Darussholihin Puger, Jember. Akibat dari penyerangan tersebut, 1 orang dari kelompok penyerang meninggal dunia dan sejumlah bangunan serta sepeda motor rusak.

LBH Surabaya yang sejak awal melakukan advokasi terhadap PP. Darussholihin dalam memperjuangkan hak atas KBB-nya saat ini melakukan pendampingan terhadap sebanyak 7 orang yang didakwa melakukan penganiayaan terhadap salah satu penyerang yang meninggal dunia.

5. Pidana

Kasus ini berhubungan dengan upaya penghalang-halangan hak berserikat buruh PT. CJ Feed Jombang (Union Busting), di mana kasus union busting-nya justru dihentikan perkaranya oleh Polda Jatim dengan alasan yang cukup unik, yakni karena kasus tersebut tidak memenuhi persyaratan sebagaimana yang diatur Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh, serikat pekerja atau serikat buruh dibentuk sekurangkurangnya 10 (sepuluh) orang pekerja atau buruh, bahwa pembentukan serikat pekerja yang dibentuk SPMI hanya 8 (delapan) orang.

Salah seorang dari buruh yang memperjuangkan hak berserikat tersebut justru dilaporkan telah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur Pasal 33 jo. Pasal 49 UU ITE.

Dari lima kasus litigasi yang ditangani oleh LBH Surabaya tersebut tiga kasus di antaranya berhubungan dengan kasus perburuhan, yakni dua kasus (pidana) berupa pemidanaan buruh dan 1 kasus berhubungan dengan SP3 atas kasus union busting, sedangkan dua kasus lainnya berhubungan dengan kasus KBB (pidana) dan kasus lingkungan (perdata).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY